Pengertian Astral Projection atau Out of Body Experience.
Kali ini saya akan membahas apa itu Astral Projection(Proyeksi astral) Jika kalian belum tau apa itu astral Projection atau bahasa indonesianya proyeksi astral, tenang saya akan jelaskan pengertian Astral Projection.
Baca juga : Pengertian Brainwave.
Apa itu Astral Projection?
Astral Projection adalah suatu kemampuan atau kondisi dimana astral meninggalkan raga (Roh meninggalkan tubuh). Kondisi ini sangat sulit untuk di teliti dan merupakan fenomena misterius di ilmu meta fisik. Bahkan para peneliti hingga kini tidak dapat menerangkan secara logis tentang Astral Projection. Seseorang yang mengalami Astral Projection yang secara tidak sengaja , dia dapat melihat tubuh nya terbaring sedang tidur. Adapun seseorang dengan maksud sengaja, yang dimaksud sengaja adalah karena dia mampu menguasai kemampuan astral projection. Seseorang juga yang mengalami Astral Projection dia biasanya dapat berkelana berjalan di dua dunia( Dunia nyata, dunia astral) sesuka hati, mungkin untuk melakukannya butuh pengalaman atau latihan.
Adapun Faktor terjadinya Fenomena Astral Projection.
1. Kelelahan
Kelelahan dapat berpengaruh dan kemungkinan untuk terjadinya Astral Projection tergantung dari tingkat kelelahan. Contohnya saja kalian sehabis kerja dapat shift malam dan dari pagi bru balik jam 2 pada saat kalian tidur pertama biasanya tidak mengalami, lalu bangun jam 4 terus tidur lagi nah biasanya yang ini tidur kedua kalian akan mengalaminya. Ada 5 kemungkinan yang akan kalian alami diantaranya Lucid Dream, Limbo(Mimpi berlapis), Sleep Paralyze, dan Astral Projection.
2. Mimpi.
Kalian yang suka tidur biasanya jika mimpi dapat memicu terjadinya Astral projection secara tidak sengaja, seperti sedang mimpi melihat diri sendiri sedang tidur. Sama seperti di atas intinya adalah karena kelelahan atau faktor lain tekanan mental.
3. Banyak pikiran atau tekanan mental.
Sedang banyak pikiran lalu tertidur secara tidak sengaja adalah kalian bisa saja mengalami kejadian tidak terduga seperti Astral Projection. Banyak juga kasus karena tipe ini.
4. Mempunyai kemampuan Astral Projection.
Tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa seseorang yang mempelajari kemampuan ini dapat secara sengaja untuk melepaskan rohnya dari raga dengan maksud untuk menjelajahi dunia roh.
5. Sekarat.
Lagi sekarat juga dapat memicu terjadinya astral projection. Ini terjadi karena raga sedang dalam kondisi yang tidak baik.
6. Tidak sadarkan diri atau Pingsan.
Banyak kasus orang kadang melihat diri sendiri akibat pingsan atau tidak sadarkan diri.
Baca Juga : Pengertian Lucid Dream.
Adapun dampak Positif mempelajari kemampuan Astral Projection.
1. Dapat menjelajahi dua dunia dengan kecepatan kilat.
2. Dapat berkomunikasi dengan orang yang tiada.
3. Dapat memata matai sesuatu. Seperti memata matai istri pergi.
Adapun dampak Negatif mempelajari kemampuan Astral Projection.
1. Jika terlalu lama berpergian biasanya tidak dapat balik ke raganya.
2. Berpergian terlalu jauh dapat membuat kalian tersesat.
3. Dapat melihat alam gaib/ dunia astral.
Cara Mempelajarinya.
A. Persiapan Melakukan Proyeksi Astral
1. Lakukan di pagi hari. Jangan mencoba untuk melakukan proyeksi astral pada malam hari sesaat sebelum tidur, lakukanlah pada pagi hari saat kalian belum sepenuhnya sadar setelah bangun tidur. Saat subuh, lebih mudah untuk mencapai kondisi rileks disertai kewaspadaan yang meningkat, yang diperlukan untuk melakukan proyeksi astral.
2. Ciptakan suasana yang tepat. Proyeksi astral memerlukan kondisi rileks yang mendalam sehingga untuk melakukannya kalian perlu berada di bagian rumah yang nyaman dan tenang untuk melakukan persiapan. Berbaringlah di tempat tidur atau sofa dan tenangkan tubuh serta pikiran. Lebih mudah untuk melakukan proyeksi astral saat sendirian dari pada saat ada orang lain bersama di ruangan itu. Jika kalian biasanya tidur bersama kakak atau adik atau keluarga, pilihlah ruangan selain kamar tidur untuk melakukan proyeksi astral ini harus dilakukan tanpa ada yang menggangu dan di sarankan melakukannya sendirian.Tutuplah hordeng atau tirai dan singkirkan suara-suara yang mengganggu dari luar maupun dalam ruangan. Gangguan apa pun dapat merusak kondisi rileks yang harus kalian lakukan.
3. Berbaringlah dan mulai rileks. Berbaringlah telentang di ruangan yang telah kalian pilih untuk melakukan astral projection. Tutuplah mata kalian dan cobalah untuk menjernihkan pikiran dari hal-hal yang mengganggu. Pusatkan konsentrasi pada tubuh kalian dan merasakan seluruh tubuh. Tujuan yang ingin dicapai adalah mencapai kondisi rileks penuh bagi pikiran dan tubuh. Kencangkan otot-otot tubuh lalu kendurkan. Mulailah dengan jari-jari kaki Anda dan perlahan-lahan beralihlah semakin ke atas hingga ke kepala. Pastikan seluruh otot sudah dalam kondisi rileks saat kalian selesai. Tarik napas dalam-dalam dan keluarkan seluruhnya. Jangan membuat dada dan bahu kalian tegang, buatlah semuanya menjadi rileks. Pusatkan pikiran pada pernapasan. Jangan terbawa oleh kekhawatiran mengenai hal-hal yang tidak perlu, dan jangan dulu terlalu terpaku memikirkan bahwa roh kalian akan keluar dari tubuh. Cukup biarkan tubuh perlahan tenggelam dalam kondisi rileks seutuhnya.
B. Memindahkan Jiwa dari Tubuh
1. Capailah keadaan hipnotik. Keadaan hipnotik ini umumnya disebut sebagai keadaan "hipnagogik". Biarkan tubuh dan pikiran perlahan tertidur, tetapi jangan sampai kehilangan kesadaran. Harus berada pada batas antara keadaan bangun dan tidur, yaitu keadaan hipnotik, untuk dapat melakukan proyeksi astral. Capailah keadaan ini dengan cara-cara berikut:
Dengan tetap memejamkan mata, biarkan pikiran berkelana menuju bagian-bagian tubuh seperti tangan, kaki, atau jari-jari kaki.
Pusatkan pada bagian tubuh tersebut hingga kalian dapat melihat gambarannya dengan sempurna meskipun mata masih tertutup. Teruskan memusatkan pikiran hingga seluruh pemikiran lain hilang.
Gunakan pikiran kalian untuk menggerakkan bagian tubuh, tetapi tidak benar-benar menggerakkannya secara fisik. Bayangkan jari-jari bergerak melingkar dan lurus kembali, atau jari-jari membuka kemudian menutup, hingga terlihat dengan jelas dalam pikiran kalian bahwa seolah-olah bagian tubuh tersebut bergerak secara fisik.
Perluas pemusatan pikiran pada seluruh tubuh kalian. Gerakkan kaki, tangan, serta kepala kalian hanya dengan menggunakan pikiran. Jaga agar pikiran tetap terpusat hingga kalian dapat menggerakkan seluruh tubuh dalam ruang pikiran.
2. Masuki keadaan vibrasi. Banyak orang menyatakan bahwa mereka merasakan vibrasi atau getaran berupa gelombang dengan berbagai frekuensi, saat jiwanya mulai bersiap keluar dari tubuh. Jangan takut terhadap getaran-getaran tersebut, karena adanya rasa takut dapat membuat kalian keluar dari keadaan meditasi. Sebaliknya, nikmati getaran-getaran tersebut seiring jiwa bersiap untuk keluar dari tubuh.
3. Gunakan kekuatan pikiran kalian untuk memindahkan jiwa dari tubuh. Bayangkan dalam pikiran, ruangan yang saat ini di gunakan untuk berbaring. Gerakkan tubuh yang ada dalam pikiran, buatlah untuk bangun. Lihatlah sekeliling, bangunlah dari tempat tidur dan berjalanlah ke sisi lain ruangan, kemudian berbaliklah dan lihatlah diri sendiri yang sedang berbaring. Pengalaman luar tubuh dianggap berhasil jika merasa seperti memandangi tubuh sendiri yang berbaring, dari tempat lain di dalam ruangan, dan kalian merasa bahwa jiwa dan kesadaran kini terpisah dari tubuh.Butuh banyak sekali latihan untuk dapat mencapai keadaan ini. Jika kalian mengalami kesulitan untuk mengangkat jiwa agar sepenuhnya berpindah dari tubuh, cobalah untuk mengangkat tangan atau kaki saja terlebih dahulu. Teruslah mencoba hingga jiwa bisa "berjalan" hingga ke sisi lain ruangan.
4. Kembalilah ke tubuh kalian. Jiwa akan selalu terhubung dengan tubuh oleh sebuah kekuatan yang tak terlihat, yang terkadang disebut sebagai "benang perak". Biarkan kekuatan ini menuntun jiwa kalian untuk kembali ke dalam tubuh. Masuki kembali tubuh. Gerakkan jari-jari secara fisik, bukan hanya dalam pikiran, dan biarkan diri kalian kembali sadar sepenuhnya.
C. Menjelajah Ruang Astral
1. Pastikan bahwa jiwa sudah terproyeksi dari tubuh. Sekali sudah menguasai cara memproyeksikan jiwa untuk keluar dari tubuh di sebuah ruangan yang sama, Kalian mungkin ingin memastikan bahwa memang benar-benar berada di alam yang berbeda. Jika berhasil melakukan proyeksi astral, jangan berbalik untuk melihat tubuh, sebaiknya berjalanlah keluar dari ruangan dan cobalah masuk ke ruangan lain di rumah.
Amati sebuah benda di ruangan lain, yang mungkin belum pernah perhatikan sebelumnya secara fisik. Ingatlah dalam pikiran akan warna, bentuk dan ukurannya, dan perhatikan benda tersebut sedetail mungkin.
Kembalilah ke tubuh kalian. Pergilah ke ruangan yang sebelumnya telah di jelajahi dalam proyeksi astral. Dekatilah benda yang di amati dalam perjalanan astral tadi. Apakah ia memiliki detail yang sama dengan yang kalian ingat saat mengamati benda tersebut dengan pikiran kalian?
2. Jelajahi lebih jauh. Pada kesempatan-kesempatan proyeksi astral berikutnya, pergilah ke tempat-tempat yang semakin asing bagi kalian. Tiap kali melakukannya, ingatlah detail mengenai hal-hal yang tidak pernah di perhatikan sebelumnya. Setelah itu, datanglah ke tempat tersebut secara fisik dan pastikan apakah detailnya sama. Dalam beberapa kali perjalanan astral, kalian akan memiliki cukup pengalaman untuk pergi ke tempat-tempat yang sangat asing bagi Kalian, dengan penuh keyakinan bahwa benar-benar melakukan proyeksi astral ke sana.
3. Kembalilah ke tubuh. Beberapa orang mengatakan bahwa proyeksi astral itu berbahaya, terutama jika seseorang terlalu banyak mengunjungi tempat-tempat yang asing. Sebelum melakukan proyeksi astral, sangat baik bagi kalian untuk membayangkan bahwa kalian dikelilingi cahaya putih yang bersinar. Bayangkanlah bahwa cahaya itu bagai awan yang melingkupi, dan ini akan membantu melindungi Kalian dari bentuk-bentuk pikiran lainnya. Banyak yang mungkin kalian temui dalam perjalanan, tetapi ketahui bahwa tidak ada kejadian buruk yang dapat terjadi pada kalian kecuali kalian memikirkannya. Kesenangan yang didapat saat melakukan pengalaman luar tubuh membuat beberapa orang terlalu lama membiarkan jiwanya di luar tubuh, yang dianggap akan melemahkan benang perak. Pastikan tetap sadar akan keberadaan tubuh di rumah saat jiwa diproyeksikan di tempat lain. Benang perak sebenarnya tidak dapat diputus, tetapi ada yang mengatakan bahwa jiwa dapat terhambat untuk masuk kembali ke dalam tubuh jika terlalu banyak menghabiskan energi saat berada di luar. Beberapa orang berkata bahwa roh jahat dapat masuk ke dalam tubuh kita saat jiwa kita sedang diproyeksikan (keluar). Jika khawatir ini akan terjadi, lindungilah tubuh fisik sebelum melakukan ini melalui doa-doa menurut kepercayaan. Jiwa dapat juga berinteraksi dengan jiwa lain yang sedang melakukan proyeksi astral. Cobalah bersama teman yang telah sering melakukannya.
Lebih baik tidak sedang dalam keadaan lelah secara mental atau fisik saat mencoba melakukan proyeksi astral, karena itu akan menghambat untuk melakukan konsentrasi. Rasa mengantuk saat bangun pagi akan membawa hasil yang lebih baik dari pada saat lelah setelah seharian bekerja atau melakukan rutinitas. Cobalah untuk tidak merasa ketakutan saat mencobanya pertama kali. Jika tidak, mungkin akan terasa sulit untuk kembali ke tubuh. Bebaskan jiwa kalian untuk berjalan ke mana pun yang di mau, tetapi jangan terlalu jauh pada kesempatan-kesempatan pertama. Jika baru saja mengenal ruang astral, pergilah ke tempat-tempat yang dekat terlebih dahulu. Keyakinan memainkan peran penting dalam proyeksi astral. Jika percaya bahwa kalian bisa kerasukan, maka kalian akan merasa seperti kerasukan. Jika merasa bahwa benang perak kalian melemah dan kalian tidak dapat kembali, maka kalian akan terpenjara di sana. Perasaan dan pemikiran akan langsung terwujud dalam ruang astral, sehingga apa yang di takutkan dalam pikiran dapat seolah langsung terwujud. Jagalah agar pikiran tetap positif. Jangan mencoba melakukan proyeksi astral setelah menonton film horor. Jika merasa kesulitan untuk kembali ke tubuh, cobalah untuk membayangkan kalian menabrak kembali tubuh dengan kecepatan cahaya. Kalian dapat mengembalikan jiwa ke tubuh dari mana pun juga dalam satu detik. Ingatlah bahwa jiwa bebas dari ikatan jarak dan waktu. Saat melepaskan jiwa dari tubuh, akan lebih membantu untuk membayangkan bahwa tubuh berada dalam nuansa warna pucat dan kusam, kemudian jiwa keluar dari tubuh perlahan-lahan dalam warna-warni cerah. Sekian tutorial astral projection Terimakasih.
0 Komentar